Senja Yang Jingga

Mengapa harus berteriak jika teriakan itu tidak didengar
mengapa berteriak jika teriakan itu memekakkan telinga
tidurlah dalam kepekaan akan rasa yang aku berikan
sehingga kamu tertidur dengan nyenyak
karena malaikat juga tahu apa yang aku teriakkan

mengapa harus berbisik
jika bisikkan sampai pada telinga tertutup
mengapa harus berbisik
jika bisikkan membuat hati menjadi abu – abu
karena Malaikat juga tahu apa yang aku pendam

Akan aku katakan pada Jingga,
akan lebih indah jika senja itu jingga
walau tanpa harus ditemani awan.

Padang, 20 November 2012

Advertisements

Tugas Sejarah Australia : Australia, Islam dan Terorisme

“Indonesia telah menjadi bagian agenda asing terkait perang melawan terorisme. Untuk itu produk hukum terkait terorisme pun harus seijin pihak asing. Dalam hal ini, revisi UU Terorisme  yang sedang dibahas harus mendapat ijin pihak Australia. Demikian disampaikan pengamat intelijen, Herman Y  Ibrahim mengomentari rencana Kementerian Hukum dan HAM yang akan mempresentasikan revisi UU Teroris di Australia, pada 17 Februari 2012. Menkum HAM Amir Syamsuddin berdalih, presentasi ini sebagai hal lumrah, sebab kedua negara memiliki hubungan kerja sama terkait isu-isu terorisme. Namun demikian, Herman menyesalkan kerjasama itu. Menurut Herman, Australia memiliki agenda khusus di Indonesia, yakni Indonesia harus menjalankan operasi intelijen mencari musuh-musuh Barat. Di mana, musuh yang dimaksud adalah kelompok Islam yang dituding sebagai kelompok teroris. “Presentasi revisi UU Teroris di Australia menunjukkan bahwa terorisme, mulai dari isunya, sudah dimulai dari pihak asing. Bahkan sampai pada implementasi perang terhadap terorisme adalah perang terhadap kelompok Islam,” tegas Herman kepada itoday (14/2). Dalam pandangan Herman, Indonesia, negara yang sangat rentan terhadap perpecahan. Bahkan NKRI rentan runtuh seperti halnya Uni Soviet atau Yugoslavia. Sebagai negara multi ras, Indonesia mudah dipecah belah. “Rand Corporation adalah yayasan Yahudi yang terus mencoba memecahbelah Indonesia. Setelah presentasi ini, revisi akan menghasilkan UU Teroris yang lebih keras lagi. Yang diakomodir adalah kepentingan asing, bukan umat Islam, mayoritas penduduk Indonesia,” tegas Herman. Herman juga mengkritisi peran DPR dalam proses revisi UU Teroris. “DPR mudah dibeli, semua UU ala asing lolos di DPR. Banyak UU yang di-judicial review Read More

Tugas Sejarah Oceania fasifik : Papua New Guinea

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Papua Nugini atau Papua Guinea Baru adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua dan berbatasan darat dengan Provinsi Papua  di sebelah barat. Benua Australia di sebelah selatan dan negara-negara Oseania berbatasan di sebelah selatan, timur, dan utara. Ibu kotanya, dan salah satu kota terbesarnya, adalah Port Moresby. Papua Nugini adalah salah satu negara yang paling bhinneka di Bumi, dengan lebih dari 850 bahasa lokal asli dan sekurang-kurangnya sama banyaknya dengan komunitas-komunitas kecil yang dimiliki, dengan populasi yang tidak lebih dari 6 juta jiwa.
Read More

Tugas Sejarah Oceania : HUBUNGAN BILATERAL PAPUA NEW GUINEA DAN INDONESIA

Papua Nugini atau Papua Guinea Baru adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papuadan berbatasan darat dengan Provinsi Papua (Indonesia) di sebelah barat. Benua Australia di sebelah selatan dan negara-negara Oceania berbatasan di sebelah selatan, timur, dan utara. Ibu kotanya, dan salah satu kota terbesarnya, adalah Port Moresby.

Manusia yang menetap di Papua Nugini diduga dimulai sejak 50.000 tahun yang lalu. Penduduk kuno ini mungkin berasal dari Asia Tenggara. Kemerdekaan tanpa peperangan dari Australia, kekuatan metropolitan de facto, muncul pada 16 September 1975, dan tetap bertalian dekat (Australia masih menjadi penyumbang bantuan dwipihak terbesar bagi Papua Nugini). Read More

Perang Aceh

BAB I

PENDAHULUAN

Perang Aceh adalah perang Kesultanan Aceh melawan Belanda dimulai pada 1873 hingga 1904. Kesultanan Aceh menyerah pada 1904, tapi perlawanan rakyat Aceh dengan perang gerilya terus berlanjut. Pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda menyatakan perang kepada Aceh, dan mulai melepaskan tembakan meriam ke daratan Aceh dari kapal perang Citadel van Antwerpen. Pada 8 April 1873, Belanda mendarat di Pantai Ceureumen dibawah pimpinan Kohler, dan langsung bisa menguasai Masjid Raya Baiturrahman. Kohler saat itu membawa 3.198 tentara. Sebanyak 168 di antaranya para perwira, Perang pertama (1873-1874), yang dipimpin oleh Panglima Polim dan Sultan Mahmud Syah melawan Belanda yang dipimpin Kohler. Kohler dengan 3000 serdadunya dapat dipatahkan, dimana Kohler sendiri tewas pada tanggal April 1873. Sepuluh hari kemudian, perang berkecamuk di mana-mana. Yang paling besar saat merebut kembali Masjid Raya Baiturrahman, yang dibantu oleh beberapa kelompok pasukan. Ada di Peukan Aceh, Lambhuek (Lambuk), Lampu’uk, Peukan Bada, sampai Lambada, Krueng Raya. Read More

PERANG DINGIN

 Perang dingin terjadi antara blok barat yang di wakili oleh aAmerika Serikat dan blok timur yang di wakili oleh USSR atau Uni Soviet.

Tujuan perang Dingin

            Perang dingin ini sangat jelas yaitu agar negara yang sudah merdeka dari bangsa Eropa Merjadi negara penerapan masing masing dari penerapan Idiologi dari paham. Untuk itu kita perlu mengetahui apa itu komunis dan Kapitalis/ liberalism Read More